menyadari

March 24, 2008

sedetik barusan…aku merasa, aku telah melakukan kesalahan….

maap kawan-kawan aku semua… berikan aku kesempatan sekali lagi untuk membayar semua itu dan melakukannya sekali lagi dengan sempurna…

senin, 24 maret 2008

March 24, 2008

serasa ngga ada kerjaan, padahal banyak..iseng-iseng liat fs kawan-kawan sma.. minder..liat perkembangan mereka yang jauh melesat.. sedangkan aku masih gini-gini aja.. ngga ada kemajuan..

hehehe… berharap sukses..

masih banyak skali yang harus berubah dan diubah… selamat datang perubahan!!

mana coba?

pengen rasanya bisa menguasai semua bahasa ini.. aku bisa mengerti bahasa indonesi, namun tidak juga menguasainya. Padahal udah dari kecil berkomunikasi dengan bahasa ini. Semua orang, aku rasa, menyadari bahwa bahasa indonesia ku pun payah. Coba aja baca postingan aku di blog ini. Ngerti ga? hehe….

Bahasa inggris, jepang, jerman.. ingin kuasai biar bisa melanjutkan studi / kerja ke luar negeri di salah satu negranya.. hanya sabatas itu.. sebatas duniawi… Aku juga bukan orang yang suka dengan ilmu bahasa. Bagiku, berbahasa hanya sebatas penyampai pesan ke orang lain. Makanya aku cukup susah kalo disuruh belajar bahasa. Kecuali terpaksa. hehe.. Sebagai bukti, aku lumayan bisa berbahasa sunda.. karena, aku sekarang sedang bermukin di tanah sunda.. mau tidak mau kan…apa boleh buat..

Bahasa arab.. aku ingin kali bisa mengerti Al-quran.. memahaminya, meresapinya, dan berusah mengamalkannya.. tapi bahasa ini sungguh susah.. lebih rumit dari bahasa inggris.. ndak tau kapan bisa memulai belajarnya… secepatnyalah..insyaAllah..

Coba dan Error

March 14, 2008

Pagi ini lagi… aku masi meringkuk sendirian, pake jaket tebal, pake sarung.. ngelanjutin kerjaan yang belum selesai… Baru satu-dua yang bangun… Mau mandi, masih terlalu pagi.. mungkin sekitar 15 menit lagi .. (abis nulis postingan ini,, :))

Jadi, semalam akhirnya aku bisa berkoneksi dengan internet lewat LAN-proxy-nya kampus… memang kemarin2, sejak baru melakukan revolusi OS, aku kebingungan untuk men-set proxy, IP, subnet mask, gateway, dsb… Sampai stress dibuatnya.. susah tidur, susah makan, dan susah duduk (emangnya bisulan? hehe… ) …

Berbagai kombinasi cara aku lakukan. Mulai dari setting manual semuanya (IP, Subnet Mask, Gateway, dll), setting auto (DHCP), sampai akhirnya aku menemukan caranya untuk berkoneksi dengan internet. Caranya adalah : DHCP, tapi address gateway di-set secara manual.

Senang rasanya bisa memecahkan masalah. Walaupun solusinya itu ketemu secara tidak sengaja, puas rasanya. Sebagai engineer, pola pikirnya harus ’selalu ada cara’. Yaaa, walaupun cara yang mungkin diambil adalah cara yang paling jelek. Setidaknya kita punya landasan yang kuat untuk melakukan improvisasi.

Alhamdulillah.. semua itu memang sudah diatur sama Yang Maha Kuasa. Sebagai seorang muslim, pola pikirnya harus ‘itu semua datangnya dari Allah’. Aku bisa berkoneksi dengan internet bukan karena usaha keras dari aku saja tapi juga (yang paling menentukan) ijin dari Allah. Oleh karena itu, ketika kita mendapatkan kebahagian, ucapkanlah hamdalah dan perbanyaklah istighfar..

setelah cukup lama…

March 12, 2008

malam ini, saat postingan ini ditulis, aku lagi sendirian sambil dengarkan lagunya secondhand serenade di gedung PAU-ITB. Hhh,, udah lumayan lama juga nggak nulis blog.. Lagi ga ada waktu dan tidak sengaja meluangkan waktu untuk nge-blog. Yaa, semenjak resolusi semester 6 ini, hubungan aku dengan internet mengalami kemunduran… heheh..

Oh,iya… aku sebenarnya mau nulis ini :

sejak kemarin, aku mengalami revolusi operating system. Dari Windows ke  OpenSUSE. Selain gratis, aku diberi kesempatan untuk belajar karena aku punya kenalan yang udah expert make opensuse ini. Awalnya sih mau pake VMware dulu aja…eeehh, malah sering make windowsnya dari pada openSUSE di VMwarenya.. Oleh karena itulah, aku tekadkan bulat (hehe…) untuk menginstall native si openSUSEnya.. yaa, dengan semangat ‘45 aku harus bertahan dengan OS ini… semua kecemasan ini itu, biarin aja… Pokoknya, jangan cari masalah.. Kalo ada masalah, baru diselesaikan satu per satu..

Kalo ngga begini caranya, kapan bisa mahir dengan linux? ya engga? hehe…

Perjalanan dimulai jam 3 pagi. Tiba-tiba aku tersentak bangun dari tidur. Aku memang suka tersentak bangun kalo tidur di tempat yang asing. Jadi, malam itu aku terpaksa nginap di rumah anak 2003 biar bisa brangkat pas shubuh. Rumahnya ada di sebelah Gempung Aceh, di dago. Kalo liat rumah biru, nah, itu dia rumahnya. Ada 6 orang yang nginap di sana. Aku, k’Agfa, k’Galih (tuan rumah), k’Mata, k’Lakso, dan k’Syafiq. Dan aku, adalah yang paling muda. Hehehe.. Satu lagi k’Mamat, datang belakangan.Pulang....
Cuma butuh waktu setegah jam untuk siap-siap. Gosok gigi, cuci muka, buang air, dan segala macamnya. 4 kurang seperempat kami berangkat buat njemput cewe-cewe. Ada t’Nisa, t’Astri, sama mbak Kurnia. Jadi pas genap 10 orang dalam mobil Kijang Jantan. Formasinya adalah 4-4-2. 4 di belakang, 4 di tengah, dan 2 di depan. Aku kebagian duduk di tengah, pas di belakang k’Galih, yang nyetir. (Yang menarik dari perjalanan ini adalah minimnya supir. Dari 10 orang yang berangkat, hanya satu orang saja yang bisa diandalkan buat nyetir. Hehehe…)
Rute perjalanan : Bandung – Pasteur – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – trus cari jalan ‘Perintis Kemerdekaan’ (kalo dari Bandung, belok kiri). Kira2 15 menit dari simpang itu, sampailah di Meeting Point. Di sana, kami udah ditunggu sama rombongan yang lain, yang gak kami kenal. Arung jeramnya di mulai jam 9. Tapi, kami mulainya kira2 jam 9 lebih sperempat karena teman2 yang dari Jakarta pake nyasar pulak. Hehe…
Dari Meeting Point, kami semua diangkut ke tepi sungai. Di sana udah disediakan semua perlengkapan standar arung jeram. Dari rompi pelampung , helm, dan dayung. Ohya, kalo pake pelampung, jangan pake yang ada tulisan ‘RESCUE’-nya. Karena, kalo kita kena musibah dan sedang pake rompi itu, kita ga kan ditolong. Karena anggapannya kita adalah salah satu tim penyelamat.Mandi...mandu !!!

Pengarungan dilakukan selama kurang lebih 2 jam. Dengan jeram yang ditempuh sebanyak 20 buah. Setiap jeram ada namanya. Ada jeram welcome, kerinduan, gigi, es, dan masih banyak lagi. Ntah dari mana namanya. Suka-suka si panitia yang ngasi nama. Hehehe……

Banyak hal-hal debut yang aku lakukan hari ini. Mulai dari arung jeram, nyetir mobil di jalan tol, nyetir mobil yang ga pake power steering, sampai makan makaroni panggang. Hahaha….

  *menggantung...lagi ga punya ide ntuk nulis...hehehe, kapan-kapan aja dilanjutin....beraksi

Marshall : “but that’s life, u know? you never end up where you thought you wanted to be”

komunikasi non-verbal

February 8, 2008

salah satu bentuk komunikasi non-verbal adalah ketika Anda mengendarai kendaraan di jalan tol. Mengendarai kendaraan di jalan tol enggak sama dengan mengendarai kendaraan di luar jalan tol. Mungkin kelihatannya sih mudah, jalan di tol tu lurus-lurus aja ndak kelok-kelok kek jalan ke bukit tinggi atau ke puncak. Tapi, justru itu yang membuat orang terkecoh.

Pertama, jalan yang lurus membuat si sopir menjadi bosan, dan ngantuk. Nah, klo dah gini bahaya ni.. Mending istirahat dulu di Rest Area.

Yang kedua, adalah komunikasi non-verbal antar pengendara. Karena jalannya yang lurus, makanya kendaraan yang melaju di jalan tol tu kencang-kencang. Kecepatan minimum adalah 60 km/jam. Wuuuuhhh… segitu tu adalah kecepatan maksimal yang pernah aku capai selama ngedarai mobil..hehehe..

Komunikasi non-verbal yang terjadi disini dapat berupa kedipan lampu jauh, lampu sen, dan lajur yang dipilih..Semuanya punya arti…

Hehehe..Ketika kita membuat kesalahan, maka kita tidak dapat berkomunikasi dengan baik dengan pengendara yang lain. Ini bisa membahayakan diri kita sendiri, orang lain, dan diri kita dan orang lain..Berhati-hatilah…

malam ni adalah debut aku ngendarai mobil non-power-steering malam-malam di jalan tol... Alhamdulillah selamat...

2 hari lalu, laptop aku bermasalah dengan koneksinya.. terutama dengan wireless LAN connection-nya. Masalahnya gini, saat wireless LAN di-on-kan, si laptop automatically search network yang sedang aktif. Pas aku klik pada satu network, si laptopnya ga konek2.. Yang terjadi hanyalah “aquiring network address” terus2an..

Ku mulai dengan mencari jawabannya di google (keyword : aquiring network address) dan akhirnya ketemu salah satu forum international yang membahasa beginian juga. Berikut ini aku kasi solusi untuk masalah koneksi wireless laptop Anda:

1.  Pergi ke start -> run -> “services.msc” .. enter

2. kemudian akan tampil window ”services”. Pada list “sevices (local)”, cari yang namanya “DHCP Client”… klik kanan -> properties -> startup type : automatic

3. lalu restart laptop Anda…

semoga bermanfaat..

Kita manusia hanya bisa merencanakan. Semua terjadi atas kehendak-Nya.
Itulah yang terjadi padaku hari ini. Hari ini seharusnya aku ke Jakarta untuk sebuah interview pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi elektronika. Panggilan ini sebenarnya udah diterima sejak bulan Desember 2007 kemarin. Tapi saat itu belum bisa dipenuhi karena aku sedang memasuki masa-masa UAS untuk semester 5. Belum lagi proyek-proyek tugas akhir matakuliah yang harus diselesaikan tepat pada waktunya. Akhirnya, diputuskan untuk ke Jakarta hari ini, tanggal 31 Januari 2008.
Tapi, apa boleh buat…. Aku cuma korban….
Kawan-kawan aku berangkat tadi pagi, jam 6, naik travel. Dan aku, hanya meringkuk di kamar, menunggu “saat”-nya tiba. Hhhhh,…. Apabila “saat” itu datang, aku lari ke kamar mandi, dan <tiiiiitt>……… Hehehe… Yaa, aku dapat masalah dengan sistem pencernaan. Udah dua hari. Kalo orang bilang, karena salah makan. Ya, apapun penyebabnya, yang jelas aku ndak bisa memenuhi undangan interview yang dijadwalkan hari ini..
Apa boleh buat…. Aku cuma korban….
Untuk hari ini, aku sudah merencanakannya di hari-hari sebelumnya. Dan ternyata terjadi di luar perkiraan. Sekarang, saatnya aku merencanakan kedepannya. Rencana lagi rencana lagi. Yap, kita hanya bisa merencanakan.
“Orang yang gagal dalam merencanakan, berarti dia merencanakan kegagalan”. Dan aku, tidak mau gagal dalam merencanakan.